Kalkulator Resonansi Tonewood — LuthierCalc

Bandingkan tonewood gitar berdasarkan rasio kekakuan-berat dan frekuensi resonan.

Cara Menggunakan Kalkulator Resonansi Tonewood

Pilih jenis kayu dan alat melaporkan kerapatan nominalnya, rasio kekakuan-terhadap-berat (modulus elastisitas dibagi kerapatan), serta perkiraan frekuensi resonansi longitudinal untuk pelat default 490 mm. Rasio kekakuan-terhadap-berat yang tinggi berarti pelat dapat menggerakkan udara secara efisien tanpa membawa massa berlebih, dan itulah yang membuat top responsif.

Cemara sitka memimpin kayu soundboard dengan rasio mendekati 25,6 (0,43 g/cm³, 11,0 GPa) dan frekuensi resonansi 490 mm sekitar 5.161 Hz. Western red cedar mengikuti dekat di belakang dan lebih ringan lagi. Di antara kayu yang lebih padat, rosewood (0,85 g/cm³, 11,7 GPa) berada di dekat 13,8 dan ebony di dekat 15,5 — ini termasuk untuk back, side, dan fingerboard ketimbang top.

Mahoni (0,55 g/cm³, 9,7 GPa) berada di sekitar 17,6 dengan frekuensi resonansi mendekati 4.285 Hz, memberi rentang menengah yang hangat dan berfokus pada sustain yang membuatnya dihargai, sedangkan maple menawarkan suara yang cerah, ketat, dan terfokus. Angka resonansi menggunakan f = √(E/ρ) ÷ (2L) untuk moda batang longitudinal (menurut Bader, 2005); perlakukan sebagai perbandingan relatif antarjenis, bukan tap-tone tersetel dari pelat jadi yang telah diberi bracing.

Frequently Asked Questions

Mengapa rasio kekakuan-berat penting dalam tonewood?

Rasio kekakuan-berat yang tinggi berarti kayu dapat bergetar secara efisien, menghasilkan nada yang lebih responsif dan dinamis tanpa massa berlebih.

Tonewood apa yang memiliki rasio kekakuan-berat tertinggi?

Sitka spruce memiliki salah satu rasio tertinggi di antara tonewood yang umum digunakan, menjadikannya ideal untuk soundboard.

Apa arti angka frekuensi resonansi?

Itu adalah resonansi batang longitudinal pelat 490 mm, f = √(E/ρ) ÷ (2L), menurut Bader (2005). Cemara sitka mendarat di dekat 5.161 Hz dan mahoni di dekat 4.285 Hz. Bacalah sebagai perbandingan relatif antarjenis, bukan tap-tone tersetel dari pelat jadi yang telah diberi bracing dan dibentuk, yang sangat bergantung pada ketebalan dan bracing.

Kapan saya harus memilih kayu padat seperti rosewood atau ebony?

Kayu padat berasio rendah cocok untuk back, side, dan fingerboard ketimbang top. Rosewood (0,85 g/cm³, rasio ≈ 13,8) sebagai kayu back-and-side menambah bas kaya dan overtone kompleks, sedangkan ebony (1,10 g/cm³, rasio ≈ 15,5) cerah, artikulatif, dan tahan aus — sempurna untuk fingerboard dan bridge di mana kekakuan dan keawetan lebih penting daripada bobot ringan.